Jenis Jenis Kanker Kelenjar Getah Bening

Kanker kelenjar getah bening
Kanker kelenjar getah bening

Sel darah putih menjadikan kelenjar getah bening sebagai rumah untuk berdiam diri dan mendapatkan makanan dari tubuh. Dalam tubuh manusia terdapat ratusan kelenjar getah bening yang tersebar di seluruh tubuh. Kanker kelenjar getah bening paling sering terjadi adalah pada bagian paha, ketiak dan leher. Tiga tempat ini sering mengalami dampak awal dari penyakit kanker kelenjar getah bening berupa pembengkakan yang bisa menjadi sinyal pertama dari munculnya penyakit kanker kelenjar getah bening. Jika bengkak disertai rasa sakit dan terus membesar harus diwaspadai. Apalagi pembengkakan yang terjadi tidak menimbulkan rasa sakit, saat ditekan pun tidak ada rasa sakit tapi terus membesar, segeralah memeriksanya karena bisa jadi itu adalah sel kanker yang sedang bertumbuh.
Kanker kelenjar getah bening atau limfoma adalah sel kanker yang menyerang sistem limfatik. Dalam sistem limfatik terdapat cairan seperti susu yang mengandung protein lemak dan limfosit yang mengalir ke seluruh tubuh melewati pembuluh darah untuk menjaga daya tahan tubuh.

Menurut jenisnya, kanker kelenjar getah bening diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu:

Limfoma Hodgkin
Pembengkakan pada kelenjar getah bening merupakan tanda yang pertama munculnya sel kanker, namun tidak menimbulkan rasa sakit. Infeksi virus atau bakteri menjadi penyebab pembengkakan ini. Pembengkakan yang merupakan penyebab kanker kelenjar getah bening ini, akan mengganggu produksi sel normal pada kelenjar getah bening. Kemudian sel yang abnormal akan terus berkembang dengan cepat dan menjadi sel kanker pada sistem limfoid.
Gejala Limfoma Hodgkin yang perlu kita ketahui antara lain:
• Nafsu makan berkurang, pembengkakan karena kanker kelenjar getah bening ini tentu akan mempengaruhi nafsu makan penderita secara langsung.
• Hilangnya berat badan, kurangnya nafsu makan tentu seiring dengan penurunan berat badan karena tubuh tidak dapat menyerap nutrisi dari makanan secara baik.
• Tubuh mengeluarkan keringat pada malam hari.
• Menggigil karena Demam, terjadinya demam menunjukkan adanya sistem kekebalan tubuh yang terganggu dan demam tersebut sebagai respon bahwa ada yang tidak beres pada tubuh kita.
• Terjadi pembesaran di bagian kelenjar getah bening pada beberapa area tubuh seperti bawah ketiak, leher, dan pangkal paha.
• Pembengkakan yang terjadi tidak disertai dengan rasa nyeri, infeksi virus atau bakteri akan menyebabkan kelenjar getah bening membengkak, dan semakin lama akan semakin berkembang bila dibiarkan begitu saja.
• Gangguan pernapasan, bila sel kanker sudah mulai menjalar ke sistem pernapasan dan sel kanker terdapat pada kelenjar getah bening di daerah leher maka akan mengganggu sistem pernapasan seperti sesak nafas, dada terasa panas, batuk, dsb. Baca juga mengenai obat kanker kelenjar getah bening tradisional yang ampuh.

Limfoma Non Hodgkin
Limfoma non hodgkin merupakan jenis kanker kelenjar getah bening yang semakin ganas. Limfoma non hodgkin berasal dari limfonodus dan jaringan limfa lainnya. Risiko terjadinya limfoma non hodgkin akan bertambah dengan bertambahnya usia. Biasanya yang terjangkit penyakit ini adalah orang dengan usia di atas 60 tahun.
Gejala limfoma non hodgkin tidak jauh berbeda dengan limfoma hodgkin, antara lain:
• Badan lemas tidak bertenaga.
• Bagian perut terasa kembung dan nyeri.
• Pembengkakan area sekitar leher, ketiak atau selangkangan.
• Penurunan berat badan, akibat tubuh yang tidak dapat menyerap nutrisi makanan dengan baik.
• Keringat Dingin di malam hari disertai demam.
• Rasa nyeri di dada disertai sesak nafas, limfoma biasanya juga muncul pada leher dan mengganggu sistem pernapasan, sehingga menyebabkan penderita mengalami susah bernapas dan nyeri di bagian dada.

sumber : www.cancercenter.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *