Manfaat Jeruk Nipis Untuk Kesehatan Yang Perlu Diketahui

Siapa yang tidak mengetahui khasiat jeruk nipis? Nampaknya sudah banyak orang yang mengetahui manfaat buah yang satu ini. Pasalnya jeruk nipis memang sudah sangat sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Baik sebagai bumbu masakan atau sebagai bahan perawatan maupun pengobatan. Hampir sama seperti keluarga jeruk lainnya, maka jeruk nipis juga memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Jeruk nipis memiliki bentuk yang lebih kecil dan berwarna hijau. Meskipun bentuknya kecil, tetapi manfaat yang ada pada jeruk nipis sangat banyak. Berikut ini adalah macam-macam manfaat dari jeruk nipis yang dapat kita dapatkan.

Manfaat Jeruk Nipis yang Patut Diketahui

Jeruk nipis memang memiliki rasa yang sangat asam. Tetapi perlu diketahui bahwa khasiat jeruk nipis untuk pencernaan sangatlah baik. Buah yang satu ini memiliki aroma yang dapat membuat mulut menghasilkan air liur. Hal ini dapat membantu pencernaan utama. Keasaman alami akan memecah molekul makro makanan. Kemudian flavonoid senyawa yang ditemukan dalam minyak wangi yang diekstrak dari jeruk nipis, merangsang sistem pencernaan dan meningkatkan sekresi cairan pencernaan, empedu dan asam. Flavonoid juga merangsang gerak peristaltik. Inilah mengapa acar jeruk nipis baik untuk dikonsumsi. Jeruk nipis juga merupakan jenis makanan yang cocok bagi penderita diabetes. Serat larut yang ditemukan dalam jeruk nipis dapat membantu mengatur penyerapan tubuh dari gula ke dalam aliran darah, mengurangi terjadinya lonjakan gula darah yang merupakan risiko serius untuk pasien diabetes.

Tidak hanya digunakan untuk kesehatan saja, tetapi jeruk nipis juga baik untuk kecantikan. Salah satunya adalah untuk menghilangkan jerawat dan noda yang disebabkan oleh kotoran, minyak dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori wajah. Jerawat merupakan masalah yang sering terjadi pada orang dengan kulit yang cenderung berminyak. Bakteri yang ada pada pori-pori wajah pun seringkali akan memperburuk peradangan jerawat, meningkatkan kemerahan dan nyeri. Sifat antibiotik jeruk nipis menghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan jerawat. Perawatan bisa anda lakukan dengan mengkombinasikan jeruk nipis dengan madu. Itulah beberapa khasiat jeruk nipis.

Source : www.everydayhealth.com

Mengenali Perbedaan HIV dan AIDS

Perbedaan HIV dan Aids – Masyarakat banyak menilai HIV sama dengan AIDS, hal ini karena kedua singkatan tersebut digunakan bergantian dalam menamai satu penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh ini. Padahal berdasarkan namanya itu sendiri ada perbedaan yang mendasar antara HIV dan AIDS, sehingga dalam artikel ini akan dibahas lebih jauh mengenai perbedaan ini.

HIV itu sendiri singkatan dari “Human Immunodeficiency Virus” yang menjelaskan bahwa virus ini menyerang dan menginfeksi sistem kekebalan tubuh manusia sehingga akan kehilangan fungsinya. Tuhan menciptakan sesuatu yang ajaib pada manusia dengan sistem kekebalan tubuh yang dapat melawan infeksi banyak virus, namun dalam kasus HIV sistem kekebalan tubuh ini tidak mampu menyerang dan membasmi virus secara keseluruhan. Para peneliti dan pakar kesehatan juga belum memiliki alasan yang jelas mengapa tubuh tidak mampu melawan infeksi HIV, namun sudah ditemukan terapi pengobatan untuk mengendalikan virus ini dan menjaga daya tahan tubuh.
Selanjutnya kita akan membahas tentang AIDS yaitu singkatan dari “Acquired Immuno Deficiency Syndrome” yang merupakan suatu kondisi / sindrom oleh karena infeksi HIV berkepanjangan. Kondisi AIDS ini berkembang ketika infeksi HIV sudah merusak hampir 75% sistem kekebalan tubuh sehingga terjadi kerusakan imunitas yang ditandai dengan mudahnya seseorang ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) terinfeksi berbagai penyakit lainnya dan terjadi komplikasi mematikan seperti TBC, pneumonia, kanker, dan infeksi penyakit / virus lainnya.
Setelah membaca perbedaan antara HIV dan AIDS di atas, ternyata HIV tidak selalu menjadi AIDS. Pada faktanya banyak orang hidup dengan virus HIV tanpa menjadi AIDS, hal ini dikarenakan kemajuan dalam bidang medis sehingga ODHA dapat bertahan hidup lebih lama. Dengan penjelasan ini maka dapat ditarik kesimpulan bahwa seseorang yang terdiagonsa AIDS sudah pasti memiliki HIV.
Apakah HIV Dapat Menular?
Tentu sebagai suatu virus, HIV dapat berpindah dan menginfeksi orang lain dengan cara yang sangat mudah dihindari yaitu pertemuan antar cairan dalam tubuh seperti darah atau cairan pada organ intim, selain itu juga dapat melalui media seperti jarum suntik, hubungan seksual, transfusi darah, atau ibu terhadap janin dalam masa kehamilan. HIV tidak dapat ditularkan melalui udara, sentuhan, keringat, atau cara penularan penyakit pada umumnya yang lain.
Infeksi HIV Tidak Selalu Menampakkan Gejala
Ketika virus HIV menginfeksi manusia biasanya menimbulkan gejala mirip dengan flu selama 2 sampai 4 minggu setelah terinfeksi. Jangka waktu tersebut biasanya disebut dengan masa infeksi akut yang dimana sistem kekebalan tubuh dapat mengendalikan infeksi sehingga terjadilah masa laten yang dimana virusnya tersembunyi tanpa menimbulkan gejala namun berpotensi menjadi lebih ganas.
HIV tidak dapat disingkirkan sepenuhnya oleh sistem kekebalan tubuh tapi dapat mengendalikannya dalam waktu yang lama. Di dalam fase laten tersebut tubuh tidak akan menampakkan gejala dalam waktu yang panjang, namun apabila sudah berubah menjadi AIDS maka akan timbul berbagai macam komplikasi yang gejalanya sangat buruk. Baca juga informasi seputar pengobatan hiv aids terbaik.

Diagnosa Sederhana Mampu Mendeteksi Infeksi HIV
Ketika tubuh terinfeksi maka sistem imun akan membentuk antibodi untuk melawan virus HIV, biasanya pemeriksaan dilakukan di laboratorium / rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap dengan mengecak darah / air liur pasien. Apabila terdapat antibodi HIV di dalamnya maka anda positif terinfeksi HIV, pemeriksaan ini dapat dilakukan secara efektif setelah terinfeksi selama beberapa minggu. Pemeriksaan antigen-protein yang dihasilkan virus juga dapat menjadi acuan yang akurat untuk mendeteksi virus dan mudah dijalankan.
Dengan kemajuan pengobatan sekarang ini, Anda dapat tetap menikmati hidup meskipun terinfeksi HIV. Di samping itu, informasi mengenai perbedaan HIV dan AIDS hendaknya memotivasi Anda untuk mencegah infeksi HIV berkembang menjadi AIDS.

Source : www.healthline.com

Komplikasi Dan gejala Dari Penyakit Kista

Komplikasi Kista ovarium
Kebanyakan kista ovarium jinak dan alami pergi sendiri tanpa pengobatan. Kista ini menyebabkan sedikit, jika ada, gejala. Namun dalam kasus yang jarang terjadi, dokter mungkin mendeteksi massa ovarium kistik kanker selama pemeriksaan rutin.

torsi ovarium adalah komplikasi yang jarang lain dari kista ovarium. Ini adalah ketika kista besar menyebabkan ovarium untuk memutar atau bergerak dari posisi semula. suplai darah ke ovarium terputus, dan jika tidak diobati, dapat menyebabkan kerusakan atau kematian pada jaringan ovarium.
kista pecah, yang juga langka, dapat menyebabkan rasa sakit dan pendarahan internal. Komplikasi ini meningkatkan risiko infeksi dan dapat jika tidak diobati maka akan mengancam jiwa.

Gejala dari Kista ovarium
Tidak sedikit orang yang kini telah menderita penyakit kista ini hal ini bisa dipahami dikarnakan penyakit kista ovarium ini tidak menimbulkan pertanda atau gejala apapun. Namun, gejala dapat muncul ketika kista sudah tumbuh keukuran yang cukup besar. Gejala mungkin termasuk:

  • Kembung pada bagian sekitar perut atau mengalami pembengkakan.
  • Tidak Nyaman pada saat buang air besar / menyakitkan.
  • Merasakan nyeri pada bagian panggul sebelum atau selama masa siklus menstruasi.
  • Hubungan seksual yang tidak nyaman atau menyakitkan.
  • Merasakan sakit di bagian punggung bawah atau paha.
  • Sakit / nyeri pada payudara.
  • mual dan muntah.

Tidak jarang kista ini menimbulkan gejala yang cukup berat sehingga membutuhkan perhatian dan tindakan medis segera seperti tarikan nafas yang cepat, merasakan demam berkepanjangan, merasa sakit pada bagian panggul dan bahkan ada yang sampai pingsan. Jika kista sudah sampai pecah maka akan membahayakan penderitanya atau komplikasi penyakit lainnya, untuk itulah diperlukan obat kista / pengobatan kista yang baik secara cepat.

Cara Memeriksakan atau mendiagnosis penyakit kista ovarium
Dokter Anda dapat mendeteksi kista ovarium selama pemeriksaan panggul rutin. Mereka mungkin melihat pembengkakan pada salah satu ovarium dan memerintahkan tes USG untuk mengkonfirmasi kehadiran kista. Tes USG (ultrasonografi) adalah tes pencitraan yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar organ internal Anda. tes USG membantu menentukan ukuran, lokasi, bentuk, dan komposisi (padat atau berisi cairan) dari kista.

alat medis yang biasa dipakai / digunakan untuk mendiagnosa kista ovarium meliputi:
CT scan: perangkat pencitraan tubuh yang digunakan untuk membuat gambar penampang organ internal
MRI: tes yang menggunakan medan magnet untuk menghasilkan mendalam gambar organ internal
Perangkat ultrasound: perangkat pencitraan yang digunakan untuk memvisualisasikan ovarium
Karena mayoritas kista hilang setelah beberapa minggu atau bulan, dokter Anda mungkin tidak segera merekomendasikan rencana pengobatan. Sebaliknya, mereka dapat mengulang tes ultrasound dalam beberapa minggu atau bulan untuk memeriksa kondisi Anda.

Jika tidak ada perubahan kondisi atau jika kenaikan kista dalam ukuran, dokter akan meminta tes tambahan untuk menentukan penyebab lain dari gejala Anda dan kondisi ni termasuk tes kehamilan ( untuk memastikan Anda tidak hamil ), test tingkat hormon ( untuk memeriksa masalah yang terkait dengan hormon, seperti terlalu banyak estrogen atau progesteron ) dan test CA-125 tes darah yakni  untuk menyaring kanker ovarium.

source : Healthline.com

11 Tips Makanan Sehat Untuk Mencegah Kanker Otak

Kanker otak
Kanker otak

Kanker otak adalah sebuah jenis penyakit kanker yang hidup dan berkembang pada se-sel yang ada dalam otak. Kanker ini dapat tumbuh dengan cara menekan dan merusak area atau jaringan didaerah otak. Kanker dapat pula berkembang dibagian otak sebab berasal dari sel kanker dijaringan tubuh lain. Keadaan kanker otak biasanya berkembang sesuai dengan seiring berjalannya waktu, akan tetapi biasanya bisa menyerang beberapa organ otak secara kasar. Penyebab utama terjadinya kanker otot saat ini belum ditemukan. Semua penyebab sifatnya masih sari masalah utama misalnya kanker otak pada anak yang mendapat perawatan radioterapi. Sedangkan faktor penyebab lainnya masih dalam penelitian para pakar kesehatan diseluruh dunia. Dan dibawah ini ada beberapa sumber makanan sehat yang dianjurkan untuk penderita kanker otak diantaranya:

  1. Apel, mengkonsumsi 1 buah apel dalam setiap hari mampu meningkatkan perlawanan tubuh pada zat radikal bebas & juga mampu mencegah resiko penyakit jantung. Dan apel yang dinjurkan dikonsumsi ialah apel segar yang telah dikupas. Sebab, kadang-kadang kulit apel terkandung pestisida yang bisa membahayakan tubuh.
  2. Alpukat, merupakan buah yang memiliki cita rasa yang lezat, yang didalamnya terdapat banyak sekali kandungan omega-3, serat, zat antioksidan yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Alpukat bisa menjadi makanan pencegahan kanker otak yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker otak, caranya dengan meningkatkan sistem metabolisme dan sistem imunitas tubuh. Cara inilah yang membuat tubuh lebih kuat & sel-sel aktif dalam otak dapat bekerja sesuai dengan fungsinya. Bukan hanya itu saja, alpukat dapat pula melindungi sel didalam otak supaya tidak terusak oleh rangsangan zat aktif yang berasal dari udara / makanan.
  3. Pepaya, merupakan buah manis yang biasanya mengandung banyak air ketika musim panas. Pepaya yang lunak dengan aroma khusus mempunyai kandungan zat yang bisa mencegah kanker. Selain itu, kandungan likopen yang terdapat didalam buah pepaya ini bermanfaat sekali untuk mencegah pertumbuhan sel kanker. Manfaatnya serupa dengan likopen yang terdapat pada tomat.
  4. Jeruk, merupakan buah yang menyegarkan dan mengandung tinggi vitamin C. Kandungan vitamin C dalam buah jeruk ini baik sekali untuk melindungi sel otak dari serangan pertumbuhan sel kanker. Rasa jeruk yang manis dan sedikit asam ini terkandung zat antioksidan yang amat baik untuk mencegah radikal bebas yang masuk kedalam tubuh.
  5. Brokoli, merupakan jenis sayuran yang biasanya sering kita hindari. Namun, ternyata brokoli ini bermanfaat sekali untuk tubuh. Dikarenakan jenis sayuran ini mengandunga antioksidan yang tinggi yang mampu mencegah kanker otak. Selain itu, brokoli juga memiliki kandungan serat yang fungsinya untuk memperlancar pencernaan dan mencegah masalah metabolisme tubuh. Mengkonsumsi brokoli mampu melindungi otak dari pertumbuhan sel yang tidak normal pemicu kanker.
  6. Tomat, merupakan jenis buah yang bisa dipakai sebagai pencegahan sel kanker. Dikarenakan, tomat mengandung senyawa likopen yang fungsinya sebagai zat anti-inflamasi yang mampu mencegah pertumbuhan sel kanker.
  7. Kacang-kacangan, merupakan jenis makanan yang baik sekali untuk mencegah terjadinya penyakit kanker otak. Kacang memiliki kandungan tinggi serat & asam lemak yang berfungsi untuk melindungi otak dari kanker. Kacang-kacangan yang dapat Anda konsumsi seperti kacang merah, kacang hijau dan kacang putih.
  8. Ikan salmon, merupakan jenis ikan yang ditemukan secara liar mampu mencegah kanker otak paling ampuh. Dikarenakan, salmon mempunyai zat omega 3 alami yang amat baik untuk merangsang kerja dan fungsi normal otak. Untuk mengkonsumsinya, pilihlah salmon alami.
  9. Bawang putih, jenis rempah ini biasanya sering dipakai sebagai bumbuh dari semua jenis makanan. Aromanya yang kuat kerap tidak disukai, tetapi faktanya bawang putih ini mampu mencegah pertumbuhan sel yang tidak normal didalam otak secara efektif. Manfaat lain dari bawang putih, adalah untuk melindungi tubuh dari bakteri, mempertahankan sistem imunitas tubuh, & secara langsung dapat menyerang pertumbuhan sel kanker. Selain itu, bawang putih juga mampu meningkatkan sistem kesehatan DNA dan mencegah kerusakan DNA. Oleh karna itu, tambahkan lah bawang putih kedalam masakan Anda.
  10. Jahe, merupakan jenis rempah yang bisa dipakai untuk mencegah kanker otak. Dikarenakan jahe ini mengandung senyawa gingerol. Bukan hanya itu saja, ternyata jahe juga dikenal sebagai sumber bahan yang mampu melindungi tubuh dari peradangan. Kadang-kadang peradangan pada jaringan tubuh tertentu dapat memicu terjadinya pertumbuhan sel kanker pada otak. Untuk memperoleh manfaat utama dari jahe Anda bisa mencampurkan jahe ini kedalam minuman seperti susu atau teh, atau juga bisa dipakai sebagai penambah bumbu masakan.
  11. Kunyit, sama halnya seperti jahe. Kunyit juga termasuk kedalam tanaman rimpang/akar. Kunyit bisa dijadikan sebagai bahan masakan / campuran obat tradisional yang mengandung tinggi antioksidan. Anda bisa menggunakan kunyit sebagai pencegahan kanker, untuk mengkonsumsinya, kunyit ini bisa Anda campurkan kedalam bumbu masakan Anda. Selain itu, kunyit juga memiliki kandungan senyawa yang dapat mencegah proses peradangan yang kerap menyebabkan tumbuhnya sel kanker dalam tubuh seperti kanker usus & kanker prostat. Baca juga artikel : Obat Kanker Otak Herbal Terbaik

Itulah beberapa jenis makanan yang sehat, yang bisa mencegah terjadinya penyakit kanker hati.. semoga bisa bermanfaat bagi kalian semua.

sumber : www.medicinenet.com

Jenis Jenis Kanker Kelenjar Getah Bening

Kanker kelenjar getah bening
Kanker kelenjar getah bening

Sel darah putih menjadikan kelenjar getah bening sebagai rumah untuk berdiam diri dan mendapatkan makanan dari tubuh. Dalam tubuh manusia terdapat ratusan kelenjar getah bening yang tersebar di seluruh tubuh. Kanker kelenjar getah bening paling sering terjadi adalah pada bagian paha, ketiak dan leher. Tiga tempat ini sering mengalami dampak awal dari penyakit kanker kelenjar getah bening berupa pembengkakan yang bisa menjadi sinyal pertama dari munculnya penyakit kanker kelenjar getah bening. Jika bengkak disertai rasa sakit dan terus membesar harus diwaspadai. Apalagi pembengkakan yang terjadi tidak menimbulkan rasa sakit, saat ditekan pun tidak ada rasa sakit tapi terus membesar, segeralah memeriksanya karena bisa jadi itu adalah sel kanker yang sedang bertumbuh.
Kanker kelenjar getah bening atau limfoma adalah sel kanker yang menyerang sistem limfatik. Dalam sistem limfatik terdapat cairan seperti susu yang mengandung protein lemak dan limfosit yang mengalir ke seluruh tubuh melewati pembuluh darah untuk menjaga daya tahan tubuh.

Menurut jenisnya, kanker kelenjar getah bening diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu:

Limfoma Hodgkin
Pembengkakan pada kelenjar getah bening merupakan tanda yang pertama munculnya sel kanker, namun tidak menimbulkan rasa sakit. Infeksi virus atau bakteri menjadi penyebab pembengkakan ini. Pembengkakan yang merupakan penyebab kanker kelenjar getah bening ini, akan mengganggu produksi sel normal pada kelenjar getah bening. Kemudian sel yang abnormal akan terus berkembang dengan cepat dan menjadi sel kanker pada sistem limfoid.
Gejala Limfoma Hodgkin yang perlu kita ketahui antara lain:
• Nafsu makan berkurang, pembengkakan karena kanker kelenjar getah bening ini tentu akan mempengaruhi nafsu makan penderita secara langsung.
• Hilangnya berat badan, kurangnya nafsu makan tentu seiring dengan penurunan berat badan karena tubuh tidak dapat menyerap nutrisi dari makanan secara baik.
• Tubuh mengeluarkan keringat pada malam hari.
• Menggigil karena Demam, terjadinya demam menunjukkan adanya sistem kekebalan tubuh yang terganggu dan demam tersebut sebagai respon bahwa ada yang tidak beres pada tubuh kita.
• Terjadi pembesaran di bagian kelenjar getah bening pada beberapa area tubuh seperti bawah ketiak, leher, dan pangkal paha.
• Pembengkakan yang terjadi tidak disertai dengan rasa nyeri, infeksi virus atau bakteri akan menyebabkan kelenjar getah bening membengkak, dan semakin lama akan semakin berkembang bila dibiarkan begitu saja.
• Gangguan pernapasan, bila sel kanker sudah mulai menjalar ke sistem pernapasan dan sel kanker terdapat pada kelenjar getah bening di daerah leher maka akan mengganggu sistem pernapasan seperti sesak nafas, dada terasa panas, batuk, dsb. Baca juga mengenai obat kanker kelenjar getah bening tradisional yang ampuh.

Limfoma Non Hodgkin
Limfoma non hodgkin merupakan jenis kanker kelenjar getah bening yang semakin ganas. Limfoma non hodgkin berasal dari limfonodus dan jaringan limfa lainnya. Risiko terjadinya limfoma non hodgkin akan bertambah dengan bertambahnya usia. Biasanya yang terjangkit penyakit ini adalah orang dengan usia di atas 60 tahun.
Gejala limfoma non hodgkin tidak jauh berbeda dengan limfoma hodgkin, antara lain:
• Badan lemas tidak bertenaga.
• Bagian perut terasa kembung dan nyeri.
• Pembengkakan area sekitar leher, ketiak atau selangkangan.
• Penurunan berat badan, akibat tubuh yang tidak dapat menyerap nutrisi makanan dengan baik.
• Keringat Dingin di malam hari disertai demam.
• Rasa nyeri di dada disertai sesak nafas, limfoma biasanya juga muncul pada leher dan mengganggu sistem pernapasan, sehingga menyebabkan penderita mengalami susah bernapas dan nyeri di bagian dada.

sumber : www.cancercenter.com